+628112622234 | upt_aceh@postel.go.id

Sosialisasi Pelayanan Publik dan Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Kemaritiman di Sekolah Usaha Menengah Perikanan (SUPM) Ladong
Aceh Besar, 29 April 2026 – Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Kelas II Banda Aceh menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Pelayanan Publik dan Penggunaan Spektrum Frekuensi Radio Kemaritiman di Sekolah Usaha Menengah Perikanan (SUPM) Ladong pada Rabu (29/4/2026). Kegiatan tersebut diikuti secara antusias oleh para siswa-siswi serta guru pembina.
Kegiatan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman generasi muda, khususnya calon tenaga kerja sektor kelautan dan perikanan, mengenai pentingnya penggunaan spektrum frekuensi radio secara tertib, aman, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya berisi penyampaian materi, kegiatan juga dilengkapi dengan praktik langsung tata cara penggunaan komunikasi radio maritim. Melalui sesi tersebut, para peserta diperkenalkan pada prosedur dasar komunikasi radio yang umum digunakan di dunia pelayaran dan perikanan.

Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan bahwa pemahaman tentang spektrum frekuensi radio maritim merupakan hal yang sangat vital di laut. Radio komunikasi tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi antar kapal, tetapi juga menjadi sarana penting yang berkaitan dengan keselamatan jiwa manusia, keamanan pelayaran, serta ketertiban lalu lintas di perairan.
Pada situasi darurat seperti cuaca buruk, kerusakan mesin, kecelakaan di laut, maupun kondisi lainnya, radio komunikasi kerap menjadi satu-satunya sarana untuk meminta pertolongan. Karena itu, setiap calon pelaut perlu memahami aturan penggunaan frekuensi, tata cara pemanggilan, etika berkomunikasi, penggunaan kanal darurat, serta larangan menggunakan frekuensi secara sembarangan yang dapat mengganggu pengguna lain, terutama frekuensi penerbangan dan marabahaya yang bersifat vital.

Melalui kegiatan ini, para siswa Sekolah Usaha Menengah Perikanan (SUPM) Ladong diharapkan memperoleh bekal pengetahuan dan keterampilan yang bermanfaat untuk menjadi pelaut muda Aceh yang tangguh, profesional, serta siap menghadapi tantangan di perairan nasional maupun internasional.
Sumber / Foto : Tim Bidang Sarpras Monlan
